OurVoice Forum


 
HomeHome  OurVoice WebsiteOurVoice Website  Peraturan & AdminPeraturan & Admin  Formulir Data KekerasanFormulir Data Kekerasan  RegisterRegister  Log in  
....Your sexuality is just one part of what makes you who you are....
..Exploring what and where you think your place is in this world can have massive effects on your self confidence..

Share | 
 

 Deklarasi Argentina

Go down 
AuthorMessage
toyo
Consultant
avatar

Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Deklarasi Argentina   Sun Aug 09, 2009 3:17 pm

Pada tanggal 18 Desember 2008, sebuah deklarasi PBB mengenai dekriminalisasi LGBTI dibahas di sidang umum PBB. Deklarasi ini disponsori, terutama oleh Perancis dan Belanda. Inisiatif ini diajukan oleh salah seorang aktivis LGBTI dari Perancis, Louis-George Tin, yang juga pertama kali mengagas International Day Against Homophobia (IDAHO) yang dirayakan setiap tanggal 17 Mei.

Negara-negara yang menandatangani resolusi Argentina ini adalah Albania, Andorra, Argentina, Armenia, Australia, Austria, Belgia, Bolivia, Bosnia dan Herzegovina, Brazil, Bulgaria, Canada, Cape Verde, Republik Afrika Tengah Chili, Kolombia, Kroasia, Kuba, Cyprus, Republik Ceko, Denmark, Ekuador, Estonia, Finlandia, Perancis, Gabon, Georgia, Jerman, Yunani, Guinea-Bissau, Hungaria, Iceland, Ireland, Israel, Italy, Japan, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luxembourg, Malta, Mauritius, Meksiko, Montenegro, Nepal, Belanda, Selandia Baru, Nikaragua, Norwegia, Paraguay, Polandia, Portugis, Romania, San Marino, Sao Tome dan Principe, Serbia, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiaa, the former Yugoslav Republic of Macedonia, Timor-Leste, Inggris, Uruguay, dan Venezuela.

Ada 13 poin dalam deklarasi yang dibacakan oleh perwakilan Argentina, Jorge Argüello:

1.“Kami menegaskan kembali prinsip universal dari Hak Asasi Manusia, seperti yang dituangkan dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, dimana pada tahun ini merupakan perayaan yang ke 60 semenjak deklarasi tersebut dikumandangkan, artikel 1 dari deklarasi tersebut menyatakan bahwa semua manusia terlahir merdeka dan setara martabat dan haknya.”

2.“Kami menegaskan kembali bahwa setiap orang memiliki kewenangan dalam menjalankan Hak-hak asasinya tanpa dibeda-bedakan dalam hal apapun, seperti ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, pandangan politik atau opini lain, kewarganegaraan atau tempat tinggal, kepemilikan, lahir atau atau status fisik lain, seperti yang dituangkan dalam artikel 2 dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan artikel 2 dari Perjanjian Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya, seperti dicantumkan dalam artikel 26 dari Perjanjian Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik.”

3.“Kami menegaskan kembali prinsip-prinsip non-diskriminatif hak-hak asasi manusia berlaku sama terhadap seluruh manusia tanpa membedakan orientasi seksual dan identitas gender.”

4.“Kami sangat prihatin terhadap pelanggaran hak-hak asasi manusia serta kebebasan yang didasari pada orientasi seksual atau indentitas gender.”

5.“Kami juga sangat terganggu dengan adanya kekerasan, pelecehan, diskriminasi, pengasingan, stigmatisasi, serta anggapan negatif yang ditujukan kepada perseorangan di seluruh negara di dunia yang didasarkan pada orientasi seksual dan identitas gender, dimana hal-hal seperti ini menghiraukan integritas serta martabat mereka yang terkena dampaknya.”

6.“Kami mengutuk pelanggaran hak-hak asasi manusia berdasarkan orientasi seksual atau identitas gender, dimanapun hal tersebut terjadi, terutama dalam penggunaan hukuman mati, main hakim, eksekusi tanpa sidang, penyiksaan serta berbagai tindakan lain yang keji, tidak manusiawi, serta perlakuan dan hukman yang merendahkan, penangkapan serta penahanan sewenang-wenang serta pembatasan hak-hak ekonomi, sosial dan budaya, termasuk hak yang berhubungan dengan kesehatan.”

7.“Kami mengingat kembali pernyataan di tahun 2006 dalam Komite Hak Asasi Manusia dengan 54 negara meminta presiden dari komite untuk menyediakan kesempatan, di kesempatan lain di masa depan, untuk membahas pelanggaran-pelanngaran ini.”

8.“Kami memuji adanya perhatian mengenai isu ini dengan prosedur spesial dari Komite Hak Asasi Manusia serta badan-badan yang dibawahinya serta mendukung untuk dilanjutkannya integrasi masalah pelanggaran hak asasi manusia berdasarkan orientasi seksual atau identitas gender dalam kemampuan mandat mereka.”

9.“Kami menerima adopsi dari resolusi AG/RES. 2435 (XXXVIII-O/08) mengenai ‘Hak Asasi Manusia, Orientasi Seksual, Serta Identitas Gender’ oleh sidang umum dari Organisasi Negara-Negara Amerika pada sesi ke-38 di 3 Juni 2008.”

10. “Kami meminta seluruh negara dan mekanisme hak-hak asasi manusia untuk berkomitmen untuk melaksanakan serta melindungi hak-hak asasi manusia dari semua orang, tanpa memandang orientasi seksual, dan identitas gender.”

11.“Kami meminta negara-negara untuk mengambil segala cara, terutama legislatif dan administatif, untuk memastikan bahwa orientasi seksual atau identitas gender dalam segala kondisi tidak dijadikan dasar untuk hukuman kriminal, terutama hukuman mati, penangkapan, atau penahanan.”

12.“Kamu meminta negara-negara untuk memastikan bahwa pelanggaran hak asasi manusia yang didasarkan pada orientasi seksual atau identitas gender untuk diselidiki dan pelakunya dihukum serta dibawa ke pengadilan.”

13.“Kami meminta negara-negara untuk memastikan perlindungan yang cukup untuk para pejuang hak-hak asasi manusia, serta segala hal yang menghalangi mereka dalam mengerjakan tugas mereka mengenai isu hak asasi manusia dalam orientasi seksual dan identitas gender.”

Setelah pembacaan resolusi tersebut oleh perwakilan Argentina, perwakilan dari Suriah, Abdullah Hallak, mengajukan perlawanan terhadap resolusi tersebut yang ditandatangani oleh Afganistan, Algeria, Bahrain, Bangladesh, Benin, Brunei, Kamerun, Chad, Comoros, Pantai Gading, Korea Utara, Dijbouti, Mesir, Eritrea, Ethiopia, Fiji, Gambia, Guinea, INDONESIA, Iran, Irak, Yordania, Kazakhstan, Kenya, Kuwait, Libanon, Libya, Malawi, Malaysia, Maldives, Mali, Mauritania, Maroko, Niger, Nigeria, Oman, Pakistan, Qatar, Rwanda, Santa Lusia, Arab Saudi, Senegal, Sierra Leone, Kepulauan Solomon, Somalia, Sudan, Swaziland, Suriah, Tajikistan, Togo, Tunisia, Turkmenistan, Uganda, Uni Emirat Arab, United Republic of Tanzania, Yaman, dan Zimbabwe.

Isi dari resoulusi Suriah ini adalah:
1.“Hak-hak yang didasari pada orientasi seksual dan identitas gender adalah ‘hak baru’ yang tidak memiliki dasar hukum apapun dalam seluruh instrumen hak asasi manusia internasional.”

2.“Masalah utama adalah diskriminasi berdasarkan warna kulit, ras, gender, agama, dan hal lain, dimana resolusi Argentina sama sekali tidak menyinggungnya.”

3.“Masalah-masalah seperti ini pada dasarnya merupakan kewenangan domestik dari setiap negara anggota.”

4.“Menerima hak-hak berdasarkan ‘orientasi seksual’ bisa memicu penerimaan terhadap pedofilia (hubungan sex dengan anak), bestiality (hubungan sex dengan hewan), serta incest (hubungan sex dengan sedarah).”

5.“LGBTI bukanlah ‘kelompok rentan’ yang membutuhkan perlindungan khusus (seperti perempuan, anak-anak, cacat, serta pengungsi).”

6.“Ide yang menyebutkan bahwa ‘ketertarikan seksual tertentu serta perilaku seksual’ adalah genetik, telah berulang kali ditolak secara ilmiah.”

7.“Kita harus melindungi keluarga sebagai ‘unit masyarakat yang alami serta utama’ seperti ditulis dalam artikel 16 dari Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia.”

Kemudian perwakilan dari Suriah tersebut melanjutkan dengan kalimat:
“Kami dengan tegas mengutuk segala macam stereotip, pengasingan, stigmatisasi, prasangka negatif, ketidakadilan, diskriminasi, serta kekerasan yang ditujukan terhadap orang, komunitas, serta individual dalam hal apapun, dimanapun”
Sisa negara yang tidak berada pada kedua resolusi tersebut menyatakan abstain, termasuk Amerika Serikat dan Cina. Akan tetapi, sebulan setelah Obama dilantik pada bulan Februari, ia menyatakan bahwa Amerika Serikat akan menandatangani resolusi dari Argentina. Sedangkan Cina masih abstain, dan Indonesia masih belum merubah keputusannya untuk mencabut dukungannya terhadap resolusi Suriah.


file:///D:/UN/argentina%20deklrasi.htm

NB : Saya sedang melakukan lobby dengan pihak Deplu RI untuk mencabut sikap Indonesia. Dan mendukung deklarasi Argentina. Kita berdoa bersama semoga upayanya berhasil.

[Note : MOVED By art_art. Reason : Wrong Section. Thx]
Back to top Go down
oscar_wilde
Staff
oscar_wilde

Jumlah posting : 222
Join date : 2009-06-30
Age : 30
Lokasi : S-machi, S-town, S-pura

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Sun Aug 09, 2009 5:20 pm

Lagi-lagi kalau orientasi seksual dilihat dengan kacamata sempit.
Membaca Resolusi Suriah art. 4 itu terlihat mengada-ada. Perilaku pedofilia, bestialism, dan incest bisa terjadi pula pada heteroseksual.
Dan kenapa yang menyetujui resolusi Suriah sebagian besar negara yang mayoritas penduduknya muslim?
Adakah ulama Indonesia yang berpandangan lebih moderat dan bisa menerima eksistensi gay? Bagaimana, Mas Toyo? Apakah ada jalan untuk melobi mereka? Karena kalau hanya Deplu RI yang dilobi, rasanya bakal mentok. Belum masuk ke akar masalahnya.

_________________
Back to top Go down
toyo
Consultant
avatar

Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Sun Aug 09, 2009 5:39 pm

Yang saya lakukan adalah lobby dengan deplu dahulu, karena menurut pihak Deplu bahwa keputusan international khususnya di PBB harus koordinasi dengan Deplu. Sedangkan pihak dirjen Ham Deplu tidak tahu soal deklarasi itu.

Sejauh ini pihak deplu akan mencari tahu siapa yang menandatangani kesepakatan itu. Tapi secara formal pihak Deplu lebih setuju dengan isi pada deklarasi argentina. Ini masih dalam proses advokasi dengan pihak Deplu. Nanti setelah itu kalau memang butuh membuka advokasi lebih luas kita akan lakukan. Tapi kalau misalnya Deplu saja sudah bisa mengubah keputusan itu, aku pikir tidak perlu sampai melobby departemen lain.

Kita tunggu saja sikap Deplu, sejauh ini pihak Deplu akan mencari siapa orangnya dan akan merapatkan di tingkat Deplu. Kita akan terus desak dan lobby pihak Deplu. target kita Indonesia akan mencabut dukungan deklarasi suriah dan kemudian menandatangani deklarasi argentina. Mudah2an advokasi bisa berhasil. Karena pihak Deplu secara prinsip mendukung gerakan kita.

Kalau soal ulama moderat sekarang sudah banyak yang mendukung gerakan homoseksual. Khususnya tokoh2 NU.

Kita sama-sama berdoa semoga upaya advokasi ini ada hasilnya bagi kemajuan hak-hak bagi kelompok homoseksual.
Saya sekarang terus memberikan informasi soal deklarasi itu dengan pihak deplu dan terus melakukan sms dengan dirjen ham deplu.


salam

Toyo
Back to top Go down
Uki
Consultant
Uki

Jumlah posting : 449
Join date : 2009-07-31
Age : 34
Lokasi : Above the ground, below the sky. Nowhere around, it's all around.

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Sun Aug 09, 2009 5:56 pm

Kalau dari informasi yang gw dapet sih. Resolusi itu semuanya udah ditandatangani bahkan sebelum sidang itu dimulai. Jadinya, ada lobi-lobi dahulu sebelumnya. Yang ada di sidang umum ini cuman pernyataan sikap serta penjelasan voting untuk siapa2 aja yang setuju ama yang gak setuju. Serta alasan mengapa mereja setuju dan tidak setuju. Jadinya, tandatangan Indonesia untuk deklarasi Suriah itu udah ada dari jauh2 hari, bahkan sebelum hari-H-nya. Pantes aja sih kalau Deplu kecolongan, soalnya mungkin ada seorang perwakilan yang menandatangani deklarasi Suriah ketika masih di belakang panggung.

Yang aneh sih, perwakilan Suriah itu ketika memberikan pernyataan tersebut, mengatasnamakan seluruh negara2 anggota OKI. Apa mungkin Indonesia gak ada di sidang tersebut dan namanya dicantumkan begitu saja oleh Suriah?

Dan dari yang gw denger, bahkan The Holy See (Perwakilan Vatikan di PBB), walaupun awalnya menolak resolusi Argentina, akhirnya keesokan harinya memperbaiki pernyataannya. Mereka gak bisa tandatangan resolusi manapun sih, soalnya mereka kan bukan negara anggota, hanya pengawas.

_________________
Memangnya apa salahnya kalo gw mau berkeluarga dan punya anak dengan pasangan sejenis gw?
Back to top Go down
https://www.facebook.com/elfacosmosa
toyo
Consultant
avatar

Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Mon Aug 10, 2009 2:05 pm

teman-teman aku sudah dapat kontak dengan pihak Deplu, dalam hal ini Direktur HAM Deplu(ibu Wiwiek). Beliau akan siap menerima kita pada tanggal 11 Agustus 2009. Tempat di kantor Deplu Jakarta Pusat. Waktunya masih dinego kan, mungkin pukul 09.00 pagi.

Agendanya adalah membahas soal sikap Indonesia yang menandatangi deklarasi Syria. Kita berharap Indonesia mencabutnya dan kemudian menandatangani isi dari deklarasi Argentina.

Saya kemungkinan akan datang bersama Bastian dan Uki (3 orang). Mohon doanya semoga ini menjadi awal yang baik untuk merubah kebijakan yang berpihak pada kita sebagai seorang gay dan biseksual.

Nanti hasilnya akan kami sebarkan lagi dalam forum.


salam


Toyo
Back to top Go down
vanill3_bl3u
Staff
vanill3_bl3u

Jumlah posting : 317
Join date : 2009-08-07
Lokasi : ~b`a`n`d`o`e`n`k~

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Tue Aug 11, 2009 2:29 pm

~~Doa kami menyertai selalu mas....semoga sukses!!!
Ditunggu ceritanya ya mas... top dah

_________________
~~hingga suatu ketika siripku patah, kelelahan mengejarmu.....aku akan terus berenang.....mengejar sesuatu yang tak pernah tampak, hingga habis sisikku....~~
Back to top Go down
alamsemesta
Jingga
avatar

Jumlah posting : 65
Join date : 2009-07-06

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Tue Aug 11, 2009 2:42 pm

Belum ada updatenya yah, mas toyo???

Mudah-mudahan berhasil, sejauh gua tau sih, orang-orang Deplu fasilitatif kok ...
Back to top Go down
Uki
Consultant
Uki

Jumlah posting : 449
Join date : 2009-07-31
Age : 34
Lokasi : Above the ground, below the sky. Nowhere around, it's all around.

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Tue Aug 11, 2009 4:51 pm

Maaf banget buat teman2....gw gak bisa pergi ke Deplu bareng Toyo.

Gw udah di stasiun kereta Bogor dari jam 7.45. Dan ternyata, tidak ada kereta dari jam 7.35 sebelumnya. Semua kereta datang terlambat dan cuman 4 unit yang diberangkatkan hari ini. Jadi, kereta selanjutnya adanya jam 9.00. Alhasil, gak mungkin sampai disana tepat waktu.....

Sedih banget......padahal pengen banget ikutan.... hiks5

_________________
Memangnya apa salahnya kalo gw mau berkeluarga dan punya anak dengan pasangan sejenis gw?
Back to top Go down
https://www.facebook.com/elfacosmosa
toyo
Consultant
avatar

Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Tue Aug 11, 2009 5:48 pm

Maaf telat baginya..

Maaf telat baginya..
Ourvoice datang temui Deplu (khususnya direktur HAM & kemanusiaan Deplu RI) dengan Ibu Wiwiek. Saya datang bersama Bastian, kalau Uki telat datang karena janjinya jam 10 ketemu, malah Uki baru berangkat dari Bogor jam 10 pagi. Sehingga saya dan Bastian langsung saja menemui ibu Wiwiek.

Benar yang disampaikan oleh teman-teman bahwa pihak Deplu khususnya Ibu Wiwiek sangat komunikatif sekali dan aku pikir sangat welcome dan open mainded. Prinsipnya orangnya tahu bahwa hak kelompok LGBTIQ harus dilindungi.

Saya dan Bastian diterima dengan sangat hangat oleh Ibu Wiwiek diruangannya lt 7. Selain ibu Wiwiek juga didampingi oleh staff beliau ibu Diana dan Mas Arief. Mas Arief ini manis loh dan welcome banget.

Dari diskusi dengan pihak Deplu, ada dua hal yang kami sepakati;

1. Soal deklarasi Argentina, pihak Deplu walau sebelumnya sudah saya kirimkan lewat email. Tapi akhirnya saya harus print lagi dan ibu wiwiek membacanya. Setelah ibu Wiwiek dan staffnya membaca. Ada hal yang dikagetkan oleh ibu Wiwiek mengapa sampai Indonesia gabung dengan statement Syria. Walau ibu Wiwiek bilang bahwa sebenarnya ini tidak ditanda tangani, biasanya kalau statemen itu hanya satu atau beberapa negara yang membuatnya. Mungkin ini memang Syria yang membuatnya kemudian dimasukan semua nama-nama negara yang mendukung. Dan dari negara2 yang ada sepertinya negera2 OKI semuanya dimasukan. Tapi walau begitu harus mertinya diminta persetujuan dari pihak Indonesia, dan ibu Wiwiek yakin sekali kalau pada waktu itu ada perwakilan Indonesia yang hadir. Dan orang tersebut pasti diminta persetujuan, hanya belum tahu apakah perwakilannya tidak tahu isinya atau memang tidak paham soal isinya. Sehingga harus dicari tahu siapa orang yang menghadiri pada saat itu. Dan Deplu akan mengecek ke kantor PBB untuk ini.

Kemudian ibu Diana (staff ibu Wiwiek) bilang walau ini hanya statemen mestinya dikonsultasikan dulu dengan Indonesia (deplu dalam hal ini). Dan Deplu sendiri tidak menerima berkasnya soal statemen ini.

Menurut pengakuan ibu Wiwiek dan Mbak Diana mereka tidak tahu soal ini. Tapi kemudian pada saat mau pulang ibu Wiwiek bilang bahwa pernah dengar soal deklarasi ini. Tapi karena kesibukan dan sumber daya yang kecil di Deplu sehingga sering kurang mendapat perhatian soal deklarasi ini.
Sehingga saya berkesimpulan berarti tidak sepenuhnya benar kalau Deplu tidak tahu soal dokumen itu. Mungkin saja memang “tercecer” atau tidak begitu peduli dengan isu ini. Karena memang tidak ada yang mengingatkan atau mendesak dari luar dari kelompok LGBTIQ. Minimal itu asumsi awal saya. Tapi sikap ibu Wiwiek nampak sedikit meyesal karena tidak perhatian dengan isi deklarasi ini.

Ibu wiwiek sendiri sangat senang sekali kalau ada pihak LSM (Ourvoice) yang dapat mengingatkan pihak Deplu. Begitu juga ditekankan oleh Mas Arif, staff ibu Wiwiek bahwa desakan dari kelompok gay akan sangat efektif sekali untuk pihak Deplu bekerja dan mendorongnya. Jadi atas dasar permintaan dari kelompok yang dirugikan. Kalau sudah begini terasa bermanfaat jadi warga negara.

Sekali lagi Deplu akan mencari informasi di PBB, dan kemudian OurVoice diminta membuat surat resmi kepada Direktur HAM Deplu RI, yang isinya meminta kepada klarifikasi soal sikap Indonesia dalam statemen Syria dan meminta mendukung statemen Argentina.

Dalam hal ini OurVoice akan membuat surat resmi dan melampirkan isi dari deklarasi tersebut.

Tapi sayangnya ibu Wiwiek akan dipindahkan ke Australia sehingga bantuan ibu Diana dan Mas Arif sangat membantu sekali untuk dapat menghubungkan dengan pengganti ibu Wiwiek nantinya. Mudah2an penggantinya lebih baik lagi. Selain itu mas Arif juga akan pergi kantor PBB di USA dan akan membantu apa yang sedang diperjuangkan oleh kita. Dan Ourvoice akan terus mengingatkan dengan pihak Deplu untuk hasilnya kedepannya, wah kayaknya mesti butuh napas panjang meminta Indonesia mendukung statemen Argentina tersebut.

Kemudian setelah itu kita diskusi juga soal rancangan qanun jinayah di Aceh. Rupanya ibu Wiwiek punya ketertarikan soal Aceh dan selama ini terlibat dalam perdamaian di Aceh. Malah ibu Wiwiek memberikan dokumen kesepahaman MOU Helshinki (benar ejaannya?). Oh ya rancangan Qanun Jinayah itu yang akan mengkriminalkan kelompok homoseksual dan heteroseksual yang berdua2 didepan umum dan publik dengan cambukan sampai 200 kali. Coba bayangikan seorang gay yang ketahuan berduaan akan dicambuk maksimal 200 kali dan dilakukan didepan umum. Benar-benar tidak manusiawi hukumannya. Dan menurut bu Wiwiek bahwa kebijakan itu melanggar nota kesepahaman yang sudah disepakati bersama antara pemerintah Aceh dengan Indonesia.
Ibu Wiwiek pada saat itu juga menelpon seorang aktivis perempuan (ibu nurul akmal) yang sangat dekat dengan pemerintah Aceh. Menurut ibu Wiwiek bahwa qanun jinayah ini akan melanggar hak-hak ekosob dan sipol yang ada dalam MOU tersebut. Ibu Wiwiek begitu kesal dan nampak kecewa sekali dengan rancangan qanun tersebut. Minimal itu yang aku dengar langsung dari diskusi ibu Wiwiek dengan ibu Nurul via telpon. Sehingga Ibu Wiwiek berjanji akan follow up dengan gubernur Aceh untuk menunda rancangan qanun ini atau bahwakan akan membatalkannya. Karena pihak GAM sendiri menolak kebijakan yang simbol2 Islam menurut ibu Wiwiek.

Mudah2an apa yang sedang dilakukan oleh ibu Wiwiek berhasil, kita lihat nanti saja. Tapi Ourvoice sendiri akan konsolidasi dengan teman-teman Aceh dan akan kontak ibu Nurul Akmal. Saya sudah dapat no hp ibu Nurul, dan Toyo sudah SMS tapi belum dapat balasan. Karena rupanya ibu Nurul sedang berada di Jakarta, aku berharap bisa ketemu di Jakarta dan diskusi soal rancangan qanun jinayah ini.
Teman-teman itu saja yang dapat saya share soal apa yang kami hasilkan dari pertemuan dengan deplu. Nanti akan selalu saya share hasil apa yang didapat dari perkembangannya.

Back to top Go down
Uki
Consultant
Uki

Jumlah posting : 449
Join date : 2009-07-31
Age : 34
Lokasi : Above the ground, below the sky. Nowhere around, it's all around.

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Tue Aug 11, 2009 5:53 pm

hiks5 hiks5 hiks5

_________________
Memangnya apa salahnya kalo gw mau berkeluarga dan punya anak dengan pasangan sejenis gw?
Back to top Go down
https://www.facebook.com/elfacosmosa
oscar_wilde
Staff
oscar_wilde

Jumlah posting : 222
Join date : 2009-06-30
Age : 30
Lokasi : S-machi, S-town, S-pura

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Tue Aug 11, 2009 8:59 pm

Mas Toyo, keep fighting... Ganbatte kudasai!

_________________
Back to top Go down
toyo
Consultant
avatar

Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Wed Aug 12, 2009 12:27 pm

apa artinya itu Oscar?hehehehe
Back to top Go down
oscar_wilde
Staff
oscar_wilde

Jumlah posting : 222
Join date : 2009-06-30
Age : 30
Lokasi : S-machi, S-town, S-pura

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Wed Aug 12, 2009 9:13 pm

Ganbatte kudasai = Tetap semangat! Terus berjuang... top dah

_________________
Back to top Go down
vanill3_bl3u
Staff
vanill3_bl3u

Jumlah posting : 317
Join date : 2009-08-07
Lokasi : ~b`a`n`d`o`e`n`k~

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Fri Aug 14, 2009 11:16 am

Progress yang sangat bagus mas,....kita semua tetep doain misinya lancar yahhh :))
Bu wiwiek knp dipindah ke aussie yah? hmmm...... mudah2an aja penggantinya bu wiwiek bisa se-kooperatif beliau ya. Chayo ourvoice!! maaf

_________________
~~hingga suatu ketika siripku patah, kelelahan mengejarmu.....aku akan terus berenang.....mengejar sesuatu yang tak pernah tampak, hingga habis sisikku....~~
Back to top Go down
toyo
Consultant
avatar

Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Fri Aug 14, 2009 11:49 am

Kita berharap begitu, saya sedang persiapan surat ke Deplu. Aku harap bisa lancar semuanya. Tapi memang intinya harus ada yang jaga prosesnya. Kalau tidak akan lewat begitu saja.


salam


Toyo
Back to top Go down
toyo
Consultant
avatar

Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Updatenya   Mon Aug 31, 2009 5:31 pm

akan Indonesia mencabut dukungan ke deklarasi syria dan kemudian mendukung deklarasi argentina. Itu yang akan kita lakukan kedepannya dengan Deplu. Tapi sejauh ini pihak Deplu masih sangat positif dengan upaya kita.

Kemudian saya juga hari ini mendatangi Mabes Polri soal rencana pertemuan dengan Kapolri tanggal 2 September 09. Soal mendukung Kapolri untuk menindak tegas para pelaku kekerasan selama bulan Ramadhan yang dilakukan oleh massa dan kelompok agama yang konservatif. Seperti pembakaran tempat yang diduga tempat pelacuran.
Keputusannya belum dapat apakah Kapolri akan menemui kita atau tidak. Tapi yang sudah Ok adalah Humas Mabes Polri akan menemui kita.

Diusahakan Kapolri langsung, tapi kalaupun tidak bisa akan diketmui oleh Humas Polri dan KaReskrim Mabes Polri. Tanggalnya sampai sekarang masih tanggal 2 September.
Kemungkinan kegiatan akan dihadiri oleh tokoh2 bangsa seperti, Syafie maarif, Musdah Mulia, Ahmad Maarif, Nursyahbani dan beberapa lembaga lainnya.

Mungkin itu saja, nanti pasti saya akan sharekan, tapi sampai sekarang masih tanggal 2 September 09 pukul 11.00 di Mabes Polri.

Kita sama-sama berdoa semoga semuanya lancar.


Wasalam
Back to top Go down
Uki
Consultant
Uki

Jumlah posting : 449
Join date : 2009-07-31
Age : 34
Lokasi : Above the ground, below the sky. Nowhere around, it's all around.

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Mon Dec 14, 2009 6:49 pm

Anyway, ada update mengenai pertemuan lanjutan di PBB mengenai masalah ini.

Pada tanggal 11 Desember 2009, ada pertemuan menganai masalah kriminalisasi terhadap LGBT. Pertemuan ini bukan mengambil keputusan apapun sih, tapinya sekedar membahas masalah kriminalisasi homoseksual yang semakin marak. Terutama mengenai UU baru di Uganda yang 'sempat' memberikan aturan untuk membunuh semua homoseksual, atau yang 'terlihat' homoseksual, bahkan memenjarakan semua orang yang tidak melaporkan kepada polisi apabila mereka mengetahui seorang homoseksual.

Pertemuan ini juga membahas mengenai beberapa negara yang masih memiliki peraturan "Anti Homoseksual" seperti Honduras, India, Filipina , dan Zambia, termasuk Uganda. Pertemuan ini dipimpin oleh Swedia bersama dengan negara seperti Argentina, Brazil, Kroasia, Perancis, Belanda, dan Norwegia untuk merayakan penandatanganan Deklarasi HAM Universal ke-61 (Universal Declaration of Human Rights).

Yang menarik dari pertemuan ini, sepertinya posisi Holy See dari Vatikan, mulai melunak dan memberikan penyataan yang intinya menolak segala jenis kekerasan dan diskriminasi dalam bentuk apapun. Karena sebelumnya mereka hanya menyebutkan kekerasan, tetapi menganggap setiap negara berhak memberikan aturan tersendiri mengenai LGBT. Walaupun itu berarti diskriminasi.

Selain itu juga, dalam panel ini diberikan pernyataan dari beberapa aktivis di Afrika, yang menyatakan bahwa diskriminasi terhadap LGBT, terutama sekali di Afrika, dibawa dan disponsori oleh para figur keagamaan dari A.S. ketika membawakan misi HIV/AIDS di Afrika. Bersamaan dengan misi mereka, mereka juga menyebarkan dan mempengaruhi gereja setelah pemerintahan tempat mereka bekerja untuk mensponsori hukuman terhadap LGBT.

Hal tersebut bisa terlihat dari peraturan anti-homoseksual yang dibuat Uganda. Karena ternyata, aliran dana pemerintah disana banyak berasal dari sebuah organisasi keagamaan pimpinan Rick Warren (Terkenal dengan homofobianya), yang sempat memimpin doa pada inagurasi Obama. Hal ini pun dinyatakan secara langsung oleh Kaopya Kaoma, seorang pendeta Anglikan dari Zambia yang mengetahui bahwa homofobia di Afrika sendiri disebarkan oleh para figus keagamaan tersebut.

Walaupun pertemuan ini tidak memberikan keputusan apapun, akan tetapi sangat menarik melihat melunaknya pandangan beberapa negara dan organisasi keagamaan mengenai LGBT terutama setelah pertemuan tahun kemarin mengenai deklarasi Argentina. Serta mulai dibahasnya sumber Homofobia yang biasanya hal yang tabu dibicarakan dalam pertemuan PBB.


http://www.ilga.org/news_results.asp?LanguageID=1&FileID=1312&FileCategory=44&ZoneID=7

_________________
Memangnya apa salahnya kalo gw mau berkeluarga dan punya anak dengan pasangan sejenis gw?
Back to top Go down
https://www.facebook.com/elfacosmosa
Uki
Consultant
Uki

Jumlah posting : 449
Join date : 2009-07-31
Age : 34
Lokasi : Above the ground, below the sky. Nowhere around, it's all around.

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Mon Dec 14, 2009 6:56 pm

Anyway, keliatannya tahun 2010 akan menjadi tahun yang gelap untuk aktivis LGBT dunia, terutama di PBB. Karena pimpinan General Assembly mengenai HAM, Ali Abdussalam Treki, menyatakan dengan gamblang bahwa ia mengutuk dengan keras deklarasi "Anti-Kriminalisasi terhadap LGBT" yang sudah ditandatangani 66 negara tahun kemarin.

_________________
Memangnya apa salahnya kalo gw mau berkeluarga dan punya anak dengan pasangan sejenis gw?
Back to top Go down
https://www.facebook.com/elfacosmosa
zoink
Hijau
zoink

Jumlah posting : 347
Join date : 2009-07-14
Age : 32
Lokasi : -=Hell+Pit=-

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Mon Dec 14, 2009 7:18 pm

Quote :
Terutama mengenai UU baru di Uganda yang 'sempat' memberikan aturan untuk membunuh semua homoseksual, atau yang 'terlihat' homoseksual, bahkan memenjarakan semua orang yang tidak melaporkan kepada polisi apabila mereka mengetahui seorang homoseksual.

Wahh... gw baru tau ada berita mengerikan seperti itu.... Ampun deh....

Gw baru tau juga Rick Warren itu Homophobic... padahal gw suka salah satu bukunya (Purpose Driven Life).

Mudah2an gak gelap2 banget yah uki. Tar malem gw tambahin satu topic dalam doa gw, yaitu untuk membantu pergerakan LGBT.

Thanks banget buat infonya uki... kasih point ahh....

_________________
Back to top Go down
Uki
Consultant
Uki

Jumlah posting : 449
Join date : 2009-07-31
Age : 34
Lokasi : Above the ground, below the sky. Nowhere around, it's all around.

PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   Mon Dec 14, 2009 7:38 pm

zoink wrote:
Quote :
Terutama mengenai UU baru di Uganda yang 'sempat' memberikan aturan untuk membunuh semua homoseksual, atau yang 'terlihat' homoseksual, bahkan memenjarakan semua orang yang tidak melaporkan kepada polisi apabila mereka mengetahui seorang homoseksual.

Wahh... gw baru tau ada berita mengerikan seperti itu.... Ampun deh....

Gw baru tau juga Rick Warren itu Homophobic... padahal gw suka salah satu bukunya (Purpose Driven Life).

Mudah2an gak gelap2 banget yah uki. Tar malem gw tambahin satu topic dalam doa gw, yaitu untuk membantu pergerakan LGBT.

Thanks banget buat infonya uki... kasih point ahh....

Di Amerika sendiri ada dua tokoh sentral dalam pergerakan anti-gay. Rick Warren, yang terkenal dengan dukungannya terhadap 'diskriminasi' gay di gerejanya dan dukungannya untuk 'menyembuhkan' homoseksual dengan salah satu cara terkenalnya "Shock Therapy" (Mengalirkan listrik kepada para 'penderita' homoseksual). Serta Fred Phelps, bukan ayah dari Michael Phelps (Si perenang yang menang banyak olimpiade itu looh), yang terkenal dengan demonstrasi anti homoseksual, dukungan terhadap anti adopsi pasangan gay, serta kepercayaannya bahwa Amerika mengalami krisis karena menjetujui gaya hidup homoseksual (Didasarkan kepada kasus Soddom dan Gomorrah dari Alkitab).


Phew, ampir aja gw nulis kalau Michael Phelps anak dari Fred Phelps yang anti-gay. peace

_________________
Memangnya apa salahnya kalo gw mau berkeluarga dan punya anak dengan pasangan sejenis gw?
Back to top Go down
https://www.facebook.com/elfacosmosa
Sponsored content




PostSubject: Re: Deklarasi Argentina   

Back to top Go down
 
Deklarasi Argentina
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Argentina says it will sieze controlling interest in Oil Company owned by Spanish Firm Repsol

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
OurVoice Forum :: OurCommunity :: Berita dan Kabar Terkini-
Jump to: