OurVoice Forum


 
HomeHome  OurVoice WebsiteOurVoice Website  Peraturan & AdminPeraturan & Admin  Formulir Data KekerasanFormulir Data Kekerasan  RegisterRegister  Log in  
....Your sexuality is just one part of what makes you who you are....
..Exploring what and where you think your place is in this world can have massive effects on your self confidence..

Share | 
 

 Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!

Go down 
AuthorMessage
toyo
Consultant


Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!   Mon Oct 19, 2009 1:15 am

LGBTIQ (lesbian, gay, biseksual, transeksual interseksual, queer):
Masihkah Minoritas?
By :Soe Tjen Marching
Ringkasan seminar di GAYa NUSANTARA

LGBTiQ (Lesbian, Gay, Bisexual, Transeksual, interseksual dan Queer) seringkali menjadi marginal atau minoritas dalam masyarakat kita, karena mereka dianggap tidak normal. Yang paling sering terdengar juga adalah pendapat kalau seksualitas seperti ini tidak ada pada hewan. Tentu saja ini keliru. Saat ini, telah ditemukan lebih dari 450 jenis binatang yang bisa dimasukkan dalam LGBT ini.

Pendapat akan ketidak normalan LGBTiQ juga seringkali muncul dari keyakinan bahwa mereka tidak ada fungsinya dalam masyarakat, terutama karena seks di Indonesia masih sering dianggap sebagai kelangsungan generasi atau spesies. Memang seringkali ada yang menuduh bahwa kalau terlalu banyak kegiatan LGBTIQ ini, maka kelangsungan hidup spesies akan terganggu. Bila semua jadi LGBTIQ, maka manusia akan musnah. Dan karena itu, hal ini harus dilarang.

Tapi, pada beberapa binatang, kalau kegiatan homoseksualnya tinggi, kegiatan heteroseksualnya ikut tinggi. Jadi, LGBTiQ itu hanya kegiatan seksual yang berbeda pilihan atau kegemaran. Bukannya masalah normal atau tidak normal.

Pada *Censored by Our Voice yang bernama Bonobo - jenis *Censored by Our Voice yang kesamaan DNA-nya dengan manusia adalah sekitar 98% - homosekualitas itu amat umum. Mereka ini *Censored by Our Voice yang cukup cinta damai. Dan perdamaian dalam mereka ini juga dicapai dengan seks. Aktifitas lesbian pada hewan ini ternyata cukup tinggi. Dan para lesbian ini kadang-kadang bersatu untuk mendominasi para jantannya. Tapi bukan berarti prokreasi jadi rendah. Justru terkadang bayi-bayi Bonobo punya dua ibu yang membagi tugas sebagai orang tua, dan mereka ternyata cukup berhasil.

Dalam spesies tertentu, binatang yang mempunyai partner homoseksual punya status lebih tinggi. Misalnya, pada angsa hitam atau gorilla.

Sebenarnya dunia hewan ini lebih luwes daripada manusia dalam hal seksualitas, karena manusia seringkali ngotot: pokoknya harus ada 2 gender saja - laki-laki & perempuan. Dunia hewan mengenal hermaphrodite. Biasanya ada dalam ulat, serangga, beberapa jenis ikan. Hermaphrodite ini punya 2 jenis kelamin. Jadi, mereka “self service”. Tapi tidak berarti mereka ini tidak berhubungan seks dengan yang lain. Lalu, ada lagi jenis lain dalam dunia binatang. Yaitu: Parthenogenesis atau perawan yang melahirkan. Biasanya ditemukan di beberapa jenis ikan, kadal dan serangga. Jadi, dalam alam ada saja jenis kelamin yang bukan laki-laki tapi juga bukan perempuan; dan mereka juga ikut serta dalam reproduksi dan regenerasi.

Penelitian-peneliti an seperti ini yang akhirnya membuat pada bulan Agustus 1995, sebuah Konferensi Internasional tentang perilaku hewan pertama kalinya meresmikan bahwa pengakuan adanya topik penelitian tentang homoseksual dalam dunia binatang.

Tentang reproduksi: Banyak orang yang mengira kalau seks bagi binatang itu tujuan utamanya adalah reproduksi. Padahal, banyak sekali binatang yang aktif secara seksual tapi tidak bereproduksi. Beberapa *Censored by Our Voice laut, zebra, rusa dan jerapah hidup bertahun-tahun lamanya tanpa pernah bereproduksi. Dan menopause tidak saja ada dalam alam manusia tapi juga dialami oleh binatang. Ini tidak membuat mereka menghentikan aktifitas seksualnya. Jadi, seks itu tidak melulu untuk reproduksi.

Kalau orang berpendapat bahwa kontrasepsi itu hanya dikenal dalam dunia manusia, karena itu ini tidak alamiah, ini anggapan yang juga salah. Dunia binatang juga mengenal kontrasepsi. Misalnya, beberapa jenis *Censored by Our Voice mengunyah daun yang bisa mencegah kehamilan. Beberapa jenis mamalia seperti *Censored by Our Voice, tupai, landak dan kelelawar juga bisa mengeluarkan sejenis lapisan penutup supaya sperma tidak masuk. Jadi, mereka ini juga mengenal bermacam tehnik kontrasepsi yang cukup canggih.

Bahkan, kalaupun binatang itu sudah mempunyai janin atau telur, kalau mereka melakukan hubungan seks yang terlalu bersemangat, hubungan ini bisa merusak janin atau telur itu. Tidak tahu apa ini disengaja atau tidak. Tapi, ini berarti seks itu bisa tidak produktif untuk reproduksi.


Dalam dunia manusia (ini kalau manusia ngotot mau dibedakan dari hewan). Di Indonesia, rasanya manusia ini tidak bisa hidup secara mandiri. Tidak pernah rasanya mereka diterima sebagai individu. Konsep warga Negara itu selalu dalam bentuk keluarga heteroseksual.

Reproduksi masih dianggap penting. Bersamaan dengan itu, ada Keluarga Berencana – yaitu membatasi reproduksi. Jadi, ada pengakuan kalau reproduksi yang terus menerus itu tidak baik bagi kemakmuran manusia sendiri. Artinya, tidak selamanya reproduksi itu baik. Tapi, dalam pembatasan ini, masih ada konsep bahwa reproduksi itu perlu dan bahkan seperti keharusan.

Sekarang, dengan lingkungan yang semakin buruk, polusinya makin tinggi, kesadaran bahwa manusia ini adalah bagian dari alam itu amat perlu. Dalam rantai makanan, sayangnya, produsen ini semakin lama semakin sedikit. Saat ini, fungsi manusia dalam rantai makanan justru tidak seefektif kepik. Artinya, jumlah manusia ini sudah terlalu amat sangat kebanyakan dalam ekologi.

Kemudian, ada yang namanya biodiversity atau biodiversitas. Ini yang mempertanyakan teori Darwin. Dalam biodiversitas, bukan lagi survival of the fittest yang penting, tapi keberagaman dalam spesies itu yang bisa menunjang kelangsungan hidup mereka.

Lalu apa yang terjadi sekarang di Indonesia? LGBT masih dianggap jauh lebih berdosa atau lebih kotor daripada perokok atau koruptor.
Back to top Go down
Uki
Consultant
avatar

Jumlah posting : 449
Join date : 2009-07-31
Age : 33
Lokasi : Above the ground, below the sky. Nowhere around, it's all around.

PostSubject: Re: Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!   Mon Oct 19, 2009 10:52 am

hmm....ada banyak kata2 yang disensor, tetapi kayaknya gak harus disensor. Jadi gak ngerti artikelnya apa.

_________________
Memangnya apa salahnya kalo gw mau berkeluarga dan punya anak dengan pasangan sejenis gw?
Back to top Go down
http://www.facebook.com/elfacosmosa
toyo
Consultant


Jumlah posting : 270
Join date : 2009-07-19

PostSubject: Re: Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!   Mon Oct 19, 2009 2:54 pm

Iya kenapa harus ada sensor? aduh aku pikir gak ada yg masalah kok dgan tulisannya. apakah mungkin bagus kalau kita "buang"saja sensornya itu.:):)
Back to top Go down
Levine
Admin
avatar

Jumlah posting : 859
Join date : 2009-06-13
Lokasi : Arkham Asylum, Gotham City

PostSubject: Re: Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!   Tue Oct 20, 2009 9:11 am

Soal sensor ini merupakan kebijakan sepihak admin yang satu lagi yaitu Novaldy, bukan saya. Silahkan sampaikan ke pihak yang bersangkutan.

_________________
Coming through the sky, Like a satellite, Like a radio wave, A meteorite.... Casey by Darren Hayes

levine@ourvoice.or.id

My Last.fm

Back to top Go down
http://www.myspace.com/levinethe777
Novaldy
Admin
avatar

Jumlah posting : 415
Join date : 2009-06-22
Lokasi : J-Town

PostSubject: Re: Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!   Fri Oct 30, 2009 5:49 am

Dear Toyo..
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Perlu saya informasikan bahwa kata 'Monyet' dan 'Anjing' yg dimaksud dalam thread di atas sudah saya hapus dari censored word list. Jika sdr toyo berkenan, sdr bisa kembali melakukan update unk artikel diatas. Terima kasih...

Levine wrote:
Soal sensor ini merupakan kebijakan sepihak admin yang satu lagi yaitu Novaldy, bukan saya. Silahkan sampaikan ke pihak yang bersangkutan.

Dear Levine,
Jika memang ada kebijakan yg pada penerapan nya dirasa kurang sesuai, sy rasa admin Levine juga bisa langsung mengambil keputusan yg tepat (Mengedit Thread, Menghapus Censored Word List, atau Meminta Bantuan Staff Untuk Mengedit Post Misalnya) dari pada tidak melakukan solusi apa-apa, mengingat semua kebijakan yg ada di OV telah di rembuk dan di setujui bersama oleh pihak pengurus forum, termasuk semua kebijakan2 'sepihak' yg di keluarkan oleh semua pengurus, termasuk saya.

Mohon Maaf Bila Tidak Berkenan, Terima Kasih.

Regards
Novaldy

_________________
Back to top Go down
Sponsored content




PostSubject: Re: Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!   

Back to top Go down
 
Tidak Semua Hewan Heteroseksual!!!
Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
OurVoice Forum :: OurCommunity :: Berita dan Kabar Terkini-
Jump to: